Review My Spy, Karya Peter Segal Terbaru Di Tahun 2020

62 views

Film mengenai intelegen atau agen rahasia sudah sangat banyak dibuat. Film dengan genre ini merupakan salah satu genre yang paling diminati. Akan tetapi, sangat jarang jika genre yang biasanya dipenuhi aksi-aksi mendebarkan ini dicampur dengan genre komedi dan drama keluarga, itulah yang terdapat pada film terbaruPeter Segal, yang berjudul My Spy.

Peter Segal sendiri dikenal oleh netizen sebagai orang yang terlibat dalam pembuatan film-film kocak namun penuh pesan , layaknya Anger Management (2003), 5o First Dates (2004), Get Smart (2008), Second Act (2018)

Gabungan berbagai genre itulah yang membuat film ini sangat layak untuk disaksikan.

Bagaimana tidak? Film ini mengisahkan tentang seorang distributor CIA , yang bernama J.J Cena (diperankan oleh Dave Bautista), yang menerima peran mengintai keluarga seorang penjahat. Keluarga ini terdiri atas seorang ibu yang berprofesi sebagai perawat, Kate Newton (diperankan oleh Parisa Fitz-Henley) dan anak perempuannya yang berusia 9 tahun, Sophie Newton (Chloe Coleman). Keluarga ini gres pindah ke Chicago setelah ajal sang ayah.

J.J yang dianggap gagal mendapatkan isu mengenai planning peledakan kota oleh campuran teroris Rusia dan Timur Tengah, ditugaskan bosnya, David Kim (Ken Jeong) untuk mengintai keluarga tersebut. J.J tidak sendirian, ia ditemani seorang teknis CIA yang sangat memujanya, Bobby Ault (Nasrani Schaal).

J.J yang awalnya merupakan tentara, memiliki beberapa kekurangan sebagai kepetangan yang harus bertugas di tempat sipil, sementara Bobby belum pernah bertugas eksklusif sebagai mata-mata, karena hal-hal tersebut, peran pengintaian ini menjadi kacau dan tidak sesuai planning. Padahal, bahwasanya peran ini tidak terlalu susah. Mereka hanya perlu menerima petunjuk apakah kakak sang suami yang merupakan buronan CIA akan menemui keluarga itu.

Di sisi lain, Sophie yang merupakan murid baru di sekolahnya merasa kesepian, tidak mempunyai sobat, dan mengalami perundungan; memiliki kecurigaaan bahwa keluarganya diintai. Sophie yang cerdas pun kesudahannya malah menjadi murid J.J.

Perjalanan cerita persahabatan Sophie dan J.J yang unik inilah yang menjadi daya tarik film.

Banyak peristiwa konyol yang akan mengocok perut penonton. Tidak hanya itu, penonton dibuat terharu dengan kelakuan Sophie yang berusaha mempunyai sahabat dan membahagiakan ibunya. Serta tentu saja sebagaimana film jasus, film ini juga dipenuhi agresi laga dan ledakan.

Dari film ini, bisa dilihat bahwa ledakan a la Mission Impossible tidaklah sesederhana di mana ketika ledakan terjadi, sang tokoh utama berjalan membelakangi ledakan dengan tegak dan angkuhnya. Perlu perjuangan lebih untuk menciptakan hal tersebut, padahal cita-cita terbesar Sophie untuk menjadi intel yakni alasannya adalah adegan ledakan tersebut.

Dengan banyaknya adegan-adegan sabung dan ledakan ini, maka tak heran banyak komentar dari penonton yang telah berkesempatan menonton terlebih dahulu film ini (media, influencer) , yang menyatakan film My Spy lebih cocok dikategorikan sebagai film bergenre “action“, dari pada sebagai genre komedi. Humor-humor yang termuat dalam film ini juga sering dijumpai dalam film action. Terlebih lagi Dave Bautista banyak tampil dengan heroik , yang berhasil diimbangi pula dengan penampilan yang energetik dari Chloe Coleman , memang semakin memastikan film ini cocok bagi penggemar film sabung.

MYSPY

Beberapa waktu lalu telah disampaikan bahwa STXfilm menetapkan untuk menarik My Spy dari rencana penayangan di bioskop dan menentukan untuk menjual film tersebut ke Amazon Prime Video, sehingga bagi yang ingin menyaksikan karya Peter Segal ini , dapat menyaksikan  secara streaming melalui Amazon Prime Video . (cinemags/NutyLaraswaty – Aisyah Syihab)